infodarijay.com – Pernahkah kamu membayangkan sebuah komputer yang ukurannya bisa sebesar satu ruangan kelas? Itulah yang disebut komputer mainframe. Mesin ini bukan hanya perangkat biasa, tetapi otak raksasa yang selama puluhan tahun menjadi tulang punggung dunia perbankan, pemerintahan, hingga riset ilmiah.
Di era sekarang, kita mengenal laptop tipis, smartphone canggih, dan server cloud. Namun, mainframe masih berdiri tegak di tengah persaingan teknologi.
Banyak orang mungkin mengira mainframe sudah mati, padahal kenyataannya, lebih dari 70% transaksi perbankan dunia masih diproses oleh komputer mainframe. Menarik, bukan?
Komputer mainframe adalah jenis komputer berukuran besar yang dirancang untuk memproses data dalam jumlah masif dengan kecepatan tinggi dan reliabilitas luar biasa.
Jika laptop digunakan untuk personal, mainframe adalah komputer kelas raksasa yang melayani ribuan hingga jutaan pengguna secara bersamaan.
Karakteristik utama komputer mainframe antara lain:
Sederhananya, jika dunia digital diibaratkan sebagai kota, maka mainframe adalah jalan tol super cepat yang menampung arus lalu lintas data tanpa henti.
Kisah mainframe dimulai pada tahun 1940-an. IBM adalah salah satu pionir yang mempopulerkan mesin ini.
Komputer mainframe pertama seperti ENIAC dan UNIVAC muncul setelah Perang Dunia II. Mesin ini sangat besar, berat, dan membutuhkan listrik dalam jumlah luar biasa.
IBM System/360 yang diluncurkan pada 1964 menjadi tonggak utama. Mainframe mulai digunakan oleh perusahaan besar untuk mengolah data keuangan, statistik, dan manajemen bisnis.
Banyak orang meramalkan kematian mainframe karena munculnya server berbasis PC dan jaringan internet. Namun kenyataannya, mainframe tetap bertahan berkat kehandalannya.
Hari ini, mainframe digunakan untuk memproses big data, AI, hingga machine learning. Perbankan global, maskapai penerbangan, dan perusahaan asuransi masih mengandalkan mainframe.
Komputer mainframe bukan sekadar mesin tua yang sudah usang. Justru hingga kini, fungsi utamanya masih sangat vital.
Banyak orang bingung antara mainframe dengan server modern. Sekilas keduanya sama-sama komputer besar, tetapi ada perbedaan fundamental.
Aspek | Mainframe | Server |
---|---|---|
Kapasitas | Jutaan transaksi/detik | Ribuan transaksi/detik |
Kehandalan | Hampir tanpa downtime | Rentan crash |
Biaya | Sangat mahal | Lebih murah |
Penggunaan | Perbankan, pemerintah, industri besar | Website, aplikasi bisnis kecil-menengah |
Singkatnya, server cocok untuk bisnis menengah, sementara mainframe tetap menjadi pilihan untuk lembaga yang tidak boleh gagal seperti bank dan pemerintahan.
Apakah mainframe masih penting di zaman cloud computing? Jawabannya: sangat penting.
Menurut data IBM, lebih dari 90% perusahaan Fortune 500 masih menggunakan mainframe. Bahkan, mainframe kini telah beradaptasi dengan cloud hybrid, AI, dan teknologi blockchain.
Contoh nyata:
Sama seperti teknologi lain, mainframe juga punya sisi positif dan negatif.
Kelebihan:
Kekurangan:
Apakah mainframe akan punah? Banyak pakar justru memprediksi sebaliknya. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan big data dan keamanan siber, mainframe justru akan semakin relevan.
Inovasi terbaru IBM dengan z16 mainframe memungkinkan integrasi AI secara real-time, analisis risiko keuangan dalam hitungan detik, dan mendukung transaksi kripto dengan keamanan kuantum.
Komputer mainframe adalah legenda hidup dalam dunia teknologi. Dari era tabung vakum hingga zaman cloud, mainframe tetap hadir sebagai solusi data berskala besar.
Walaupun jarang terlihat di kehidupan sehari-hari, keberadaannya tetap memengaruhi hidup kita, mulai dari transaksi bank, membeli tiket, hingga mengakses layanan publik.
Jika laptop adalah sahabat pribadi, maka mainframe adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang bekerja di balik layar untuk menjaga dunia digital tetap berjalan.
1. Apakah komputer mainframe masih digunakan?
Ya, bahkan lebih dari 70% transaksi perbankan dunia masih diproses menggunakan mainframe.
2. Siapa yang pertama kali membuat komputer mainframe?
IBM menjadi pionir utama dengan seri System/360 yang diluncurkan pada tahun 1964.
3. Apa bedanya mainframe dengan superkomputer?
Mainframe fokus pada transaksi data dalam jumlah besar, sementara superkomputer lebih pada perhitungan ilmiah kompleks.
4. Apakah mainframe lebih mahal dibanding server biasa?
Ya, biaya instalasi mainframe bisa mencapai jutaan dolar, tetapi kehandalannya sepadan.
5. Apakah mainframe akan tergantikan oleh cloud?
Tidak sepenuhnya. Justru mainframe kini berintegrasi dengan cloud hybrid untuk menghadapi tantangan digital modern.